Berita Indonesia Terbaru

Bocah Ini Sakit Perut Selama 6 Bulan, Setelah di Operasi Dokter Terkejut Melihat Apa yang Ada di Dalam Perutnya

Penemuan benda asing yang berada di dalam perut Keshav, seorang bocah berusia 5 tahun membuat Tim medis professional di salah satu rumah sakit di India terkejut. Setelah di teliti lebih lanjut melalui proses sinar x dan ultrasound, benda itu masih tidak dapat diketahui. Kata Patel, yang merupakan salah satu dokter yang menangani Keshav.
Berdasarkan pengalamannya selama menjadi dokter, dia dan juga tim medis yang menangani Keshav belum pernah menemui apalagi menangani kasus yang seperti ini. Hal yang biasanya mereka temukan pada kasus lain yaitu seperti batu, yang terbentuk disebabkan oleh endapan mineral. Tapi pada kasus yang ini, Patel tidak hanya menemukan batu kandung kemih saja, tetapi dia juga menemukan benda asing yang berukuran cukup panjang.
Seperti yang dikutip dari Dream, bocah tersebut bernama Keshav Sahu awalnya merasakan sakit yang luar biasa selama enam bulan lamanya pada bagian perutnya. Keshav juga kerap sekali muntah-muntah ketika makan. Tidak heran, tubuhnyapun semakin lama semakin kurus.
Lalu, benda apakah yang ditemukan di dalam perut Keshav sehingga membuat tim medis yang menanganinya terkejut ?
Patel pun mengungkapkan bahwa benda yang ditemukan di dalam perut sang bocah tersebut adalah sebuah sikat gigi. Sikat gigi tersebut memiliki panjang 15 sentimeter, jelas Patel. Sikat gigi itu diketahui sudah bersarang di dalam perut Keshav selama setahun sehingga menyebabkan tiga lubang di usus Keshav.
Tiga lubang di usus sebelum sampai ke kantung kemih, Ungkap patel. Ternyata memang benar, Keshav sebelumnya diketahui pernah tidak sengaja tertelan sikat gigi. Namun bocah tersebut enggan menceritakan hal itu karena takut dimarahi oleh orangtuanya.

Dilain pihak, sang ayah Keshav, Sahu. Mengaku sangat terkejut setelah mengetahui hal tersebut karena anaknya tidak pernah bercerita tentang apapun mengenai hal itu. “Dia tidak pernah memberitahuku bahwa dia telah menelan sebuah sikat gigi. Dia sering sekali mengeluh sakit dan kerap kali memuntahkan makanan. Saat kami mencoba untuk mengobati rasa sakitnya dengan obat, dia hanya menangis dan menangis setiap harinya, Jelas Sahu.”

0 comments:

Post a Comment